VIVAbola - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, sering membuat pernyataan kontroversial terkait lawan-lawannya. Akan tetapi, pria asal Portugal itu mengklaim diirnya hanya melakukan itu jika timnya mendapat ketidakadilan di lapangan.
Mourinho merupakan pelatih paling kontroversial saat ini. Komentar-komentar pedasnya sering memicu amarah lawan. Ia juga sering mengkritik wasit jika merasa timnya dirugikan.
| indobet77.com |
Namun, The Special One berdalih, ia sebenarnya orang yang baik hati. Ia mengambil contoh ketika timnya disingkirkan Bayern Munich pada semifinal Liga Champions lalu.
"Saya seorang pecundang yang baik. Kami sedih ketika kalah di semifinal Liga Champions, tapi tidak terjadi apa-apa di laga itu. Saya pergi ke ruang ganti Bayern untuk melihat kebahagiaan mereka dan ikut berbagi," ucap Mourinho kepada NTV.
"Yang berbeda adalah ketika kami kalah oleh sesuatu yang tidak adil, saya benar-benar tidak tahan," ucapnya.
"Mungkin saya punya dua kepribadian, tapi itu tergantung pada situasi. Tapi, saya tidak munafik. Saya cuma ingin jujur. Secara sosial saya sebenarnya orang yang pemalu, tapi saya merasa nyaman di sepak bola."
Meski kontroversial, Mourinho nyatanya merupakan salah satu pelatih tersukses di era sepak bola modern. Maka tak heran jika ia juga menjadi salah satu pelatih dengan bayaran termahal.
"Sepak bola telah memberikan saya banyak hal, tetapi juga telah mengambil banyak hal. Sukses dalam sepak bola adalah impian saya sejak masih kecil dan sepak bola telah memberikan saya sebuah situasi ekonomi yang membuat saya tidak akan memiliki masalah keuangan di sisa hidup saya."
"Tapi, sepakbola juga telah mengambil privasi saya dan cara saya melakukan hal-hal yang sebenarnya sederhana," ucap mantan bos Chelsea dan Inter Milan itu.
0 comments:
Post a Comment